Rabu, 30 Juli 2014

Inilah Mukjizat Alquran Tentang Sungai Di Bawah Laut

Inilah Mukjizat Alquran Tentang Sungai Di Bawah Laut

sungai bawah laut mitrabaca Contoh Surat Edaran

Penemuan sungai bawah laut yang dilakukan ahli kelautan diberbagai negara mencengangkan banyak orang, Bagaimana tidak, sungai yang mengalir didasar laut itu mengandung tawar layaknya sungai didarat seakan terpisah dengan air laut yang asin.
Hal itu pernah dibuktikan seorang ahli kelautan Jacques Yves Costeau untuk Discovery Channel, saat melakukan penyelaman di laut Cenota Angelita, Mexico, ia dikejutkan dengan penemuan air tawar didasar laut.
Sungguh fenomena alam yang sangat menakjubkan, bagaimana mungkin air tawar bisa terpisah dengan air laut yang asin. Tak hanya itu, rasa penasaran untuk tahu lebih jauh tentang keberadaan sungai dibawah laut, kemudian Jacques melakukan penyelaman berikutnya
Setelahh menyusuri kedalaman tertentu, Jacques kembali dikejutkan dengan fenomena alam yang jauh dari perkiraan manusia seandainya tidak dilakukan penelitian. Ternyata didasar laut ada sungai layaknya didarat dan ditumbuhi pepohonan dan daun daunan.
Memang manusia mempunyai keterbatasan dengan segala kelebihannya, kecuali Allah SWT yang maha pencipta dan mengetahui segala yang tak pernah diketahui manusia sebelumnya termasuk adanya sungai dibawah laut.
Jauh sebelum penelitian itu dilakukan, Allah SWT telah menyebutkan sejak 1400 tahun yang lalu dalam Al-qur’an surah Al-Furqan:25 ayat 53 yang berbunyai :

”Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia Jadikan antara keduanya dinding dan barat yang tidak tembus.”

Ayat tersebut menjelaskan tentang keberadaan sungai di dasar laut yang diciptakan Allah SWT dan diperkuat oleh beberapa hasil penelitian yang dilakukan para ahli kelautan, bahwa sungai bawah laut itu memang benar-benar ada

Misteri Lokasi Harta “Qorun” Terungkap Lewat Ayat-Ayat Al-Qur’an

Misteri Lokasi Harta “Qorun” Terungkap Lewat Ayat-Ayat Al-Qur’an

 
Mahmoud Salit, demikianlah namanya, ilmuwan Mesir yang usianya diatas 50 tahun ini, menghabiskan lebih dari setengah hidupnya bekerja dalam studi dan penelitian berkaitan dengan indikasi lafal dan angka dari ayat-ayat Al-Qur’an.
Dan setelah lebih dari 30 tahun melakukan penelitian yang berkesinambungan menegaskan kepada “Alarabiya.net” kemampuannya untuk mengidentifikasi seluruh kekayaan minyak, bahan mentah, arkeologi dan pertambangan di setiap lokasi di bawah permukaan bumi dan laut.
Ia menjelaskan melalui penelitian yang berlangsung selama 30 tahun telah mencapai banyak fakta-fakta Al-Qur’an yang menjelaskan tanpa keraguan adanya harta terpendam di kedalaman bumi .. terutama harta Karun, membayangkan kembali bagaimana ekonomi orang Arab jika harta-harta tersebut berhasil dieksplorasi, apalagi tidak ada larangan syarie dalam penggalian harta dan kekayaan bumi kecuali dalam kasus tertentu seperti kasus gunung emas yang ada di bawah Sungai Efrat.
Dan bagaimana cara menentukan lokasi-lokasi harta kekayaan tersebut Salit menekankan, bahwa hal ini dilakukan melalui sejumlah poros, termasuk melalui penyamaan dengan membagi ketinggian tempat tertinggi di bumi, yaitu Gunung Everest terhadap pengulangan terbanyak dari kata “bumi” dalam Al-Qur’an yaitu yang terkandung dalam Surah “Al-Baqarah”, dan hasilnya sebagai berikut: 8848 ÷ 24 kali, sehingga hasilnya adalah kedalaman tanah dari harta Karun = 7 derajat × 368 meter = 2576 meter merupakan kedalaman di mana terdapat semua harta Karun yang kunci-kuncinya hanya mampu diangkat oleh sejumlah pria yang kuat, yang dibenamkan Allah Ta’alaa ke dalam bumi, sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an.
 
Penentuan lokasi harta Karun:
Dan lokasi yang tepat dari harta Karun menurut penelitian yang ditunjukkannya ada di wilayah barat Danau Karun di provinsi Fayoum Mesir, mengingat bahwa kedalaman air di danau tersebut lebih dari20 meter. Dia meminta pihak yang berwenang untuk mempersiapkan alat “seismik” untuk kawasan tersebut untuk memverifikasi temuannya ..
Mengenai cerita tentang gunung emas yang ada di bawah dasar Sungai Efrat. Dia menekankan bahwa dia menggunakan cara yang sama untuk menentukan lokasinya seperti pada harta Karun, tetapi menolak untuk mengungkapkan lakasinya karena adanya larangan eksplisit dari Nabi saw untuk menggalinya karena akan menimbulkan fitnah dan perselisihan, sebagaimana dinyatakan dalam hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata:
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga Efrat dibalikkan menjadi gunung emas yang diperebutkan manusia, dari setiap 100 terbunuh 99, setiap orang dari mereka berkata: mudah-mudahan aku yang selamat”.
Kekayaan tersembunyi di dunia Arab:
Dia menjelaskan bahwa penelitiannya meluas ke setiap tempat di bumi. Sampai sekarang bumi belum mengeluarkan seluruh kekayaannya yang bernilai ribuan miliar dolar dari emas, minyak dan harta terpendam, dia menunjukkan bahwa penelitiannya menentukan secara teliti lokasi-lokasi kekayaan di Mesir, termasuk 6 tambang uranium, 14 bahan radioaktif, 24 sumur minyak & gas, 11 harta arkeologi, 5 tambang bijih besi,3 pertambangan garam, 17 tambang emas dan perak, dan harta dan kekayaan ini tersebar antara Sungai Nil dan dua laut yaitu Laut Merah dan Mediterania dan Gurun Timur.
Ada juga tambang emas terbesar di dunia di Kuwait pada kedalaman 3312 meter, serta tambang uranium terbesar di dunia dan ditemukan di Yaman, dan sumur minyak terbesar juga ada di Palestina yang terjajah, dan ada di Madinah dua tambang emas, dan di Mekah empat tambang emas, di samping 3 harta arkeologi di Mekah, dan 3 harta arkeologi lainnya di kota Madinah, dan ada 6 sumur minyak dan gas utara Yanbu, utara Laits, dan bagian utara Syaqiq. Semua lokasi kekayaan ini ditentukan secara teliti pada peta petunjuk.
Ketika ditanya apakah ia telah benar-benar memverifikasi penemuannya, dia menekankan pada 22/10/2002 ia mengajukan permohonan untuk wawancara dengan Menteri Kelistrikan Mesir untuk memberitahu mengenai keberadaan enam tambang uranium, sehingga mengalihkannya kepada direktur bahan nuklir pada saat itu untuk memberitahukan kepadanya tentang hal itu, dan disana dia menyerahkan sebuah peta yang menunjukkan lokasi tambang di utara Governorat Sohag, lalu menugaskan Dr Abul Huda Serafi Direktur Eksplorasi di Lembaga tersebut untuk memverifikasinya, setelah itu surat kabar melaporkan adanya penemuan tambang, tanpa merujuk pada perannya, jadi sekarang dia melanjutkan usahanya untuk mengungkap karya ilmiah. Menghimbau kepada Khadimul Haramain Dua Masjid Suci dan para pemimpin Arab dengan bantuannya untuk mendeteksi kekayaan ini yang akan menambah manfaat kepada negara mereka.
[ar/alarabiaya]voa-islam.com

FOTO DAN VIDEO KEAJAIBAN SUNGAI DI DASAR LAUT


FOTO DAN VIDEO KEAJAIBAN SUNGAI DI DASAR LAUT

image


Suatu hari, seorang ahli kelautan bernama Jacques Yves Costeau
melakukan penelitian di dasar laut untuk Discovery Channel.
Ia menelurusi fenomena
bawah laut di Cenota Angelita, Mexico.
Saat melakukan penyelaman, ia dikejutkan dengan sebuah fenomena alam yang luar biasa. Dia menemukan air tawar di antara air laut yang asin. Penemuan itu membuatnya takjub. Bagaimana mungkin air tawar bisa berada terpisah dalam air laut yang asin? Tetapi itulah
kenyataan yang dia temukan di dalam laut.
Sesungguhnya, sekitar 14 abad lalu, Alquran telah menjelaskan fenomena itu. Simak saja
surah Al-Furqan [25] ayat 53: ”Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar dan segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia Jadikan antara keduanya
dinding dan barat yang tidak tembus.”
Fenomena unik dan aneh itu juga telah disebutkan dalam surah
Ar-Rahman [55] ayat 19-21:
”Dia membiarkan dua laut mengalir yang kemudian keduanya bertemu, di antara kedua ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.
Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan.”


image

image
sumber
Lihat videonya keajaiban di dasar laut klik disini

Sungai Raksasa Ditemukan di Dasar Laut Hitam

Sungai Raksasa Ditemukan di Dasar Laut Hitam

Sungai bawah laut ini bahkan layak dinobatkan sebagai sungai keenam terbesar di dunia

 
Sungai bawah laut di dasar Laut Hitam
Sungai bawah laut di dasar Laut Hitam (Leeds University| Daily Mail)
VIVAnews - Sebuah sungai raksasa, yang bahkan layak dinobatkan sebagai sungai keenam terbesar di dunia baru-baru ini ditemukan oleh ilmuwan Inggris.

Yang luar biasa, sungai ini ditemukan di dasar Laut Hitam, sebuah laut dalam antara Eropa tenggara dan Asia Kecil.
Para ilmuwan dari Leeds University mengerahkan kapal selam robot untuk meneliti dan memindai dasar laut di dekat Turki itu.

Seperti halnya di daratan, sungai di bawah laut itu memiliki saluran, anak sungai, dataran banjir, aliran deras air, dan bahkan air terjun.

Sungai yang ditemukan di dasar Laut Hitam, memiliki kedalaman 115 kaki dan lebarnya lebih dari setengah mil.

Jika berada di daratan, para ilmuwan memperkirakan, perairan yang ditemukan di Laut Hitam, adalah sungai keenam terbesar di dunia, dalam hal jumlah air yang mengalir.

Aliran air, yang membawa air asin dan sedimen, 350 kali lebih besar dari Sungai Thames di Inggris.

Ini adalah satu-satunya sungai bawah laut aktif yang ditemukan. Letaknya di  Selat Bosphorus yang mengalir dari Mediterania ke Laut Hitam. Aliran air sungai bawah tanah itu disebabkan perbedaan kadar garam.

Ini menyebabkan air Mediterania mengalir seperti sungai, yang menciptakan alur-alur dan genangan yang dalam.

Penemuan ini akan membantu menjelaskan bagaimana kehidupan bisa bertahan di kedalaman laut, yang jauh dari perairan kaya nutrisi karena jauh dari tanah. Sungai bawah laut lah yang bertugas membawa sedimen dan nutrisi.

Menurut Dr Dan Parsons, pemimpin tim peneliti dari Sekolah Tinggi Ilmu Bumi dan Lingkungan, Universitas Leeds, kepada Sunday Telegraph, mengatakan, "Kepadatan air di sana lebih padat dari air laut di sekitarnya karena memiliki salinitas yang lebih tinggi dan membawa begitu banyak sedimen."

"Sungai itu mengalir dari beting laut dan keluar melalui daratan abisal, seperti halnya sungai di darat," demikian penjelasan Parsons  seperti dimuat laman Daily Mail, Minggu 1 Agustus 2010.

Dataran abisal di laut mirip seperti di gurun pasir, bedanya dataran air ini bisa menyediakan nutrisi dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mahluk yang hidup di dalamnya.

"Itu memiliki peran yang penting, seperti arteri, yang memberikan kehidupan di laut dalam."
Perbedaan utama sungai di bawah laut ini adalah bahwa aliran air berlawanan dengan sungai-sungai di darat.

Para ilmuwan telah lama menduga bahwa keberadaan sungai dasar laut sangat masuk akal,  setelah pemindai sonar  mengungkapkan adanya saluran berkelo

Sungai di dalam laut, bukti kebenaran Al-Qur’an


Sungai di dalam laut, bukti kebenaran Al-Qur’an

Sungai dalam laut


MimbarAlQalam – Luar biasa! Bagaimana menurut Anda dengan lapisan air laut yang didalamnya ternyata ada aliran sungai? Nggak percaya! Ini buktinya!
Coba lihat gambar ini, yang jelas ini bukan foto hasil edit dari photoshop…!
Para penyelam baru mengetahui kebenaran ini setelah mereka membuktikannya langsung. Apa komentar mereka? Semuanya bermacam-macam. Begitu juga Anda yang membaca artikel ini.
Bagi para pembaca, mungkin ada yang sudah tidak asing melihat fakta ini. Tapi tidak ada salahnya untuk kita kaji dari sudut pandang yang ilmiyah dan terbukti secara nyata.
Sebelumnya, ada pertanyaan sisipan yang ingin saya tanyakan, “Percayakan Anda dengan kebenaran Al-Qur’an?”
Bagi yang muslim, tentu saja mereka tanpa ragu lagi akan mengatakan, “Kami percaya.” Atau kalau dalam bahasa Syar’i-nya, “Kami beriman.” Sampai disini sebetulnya masih ada yang perlu dikoreksi, “percaya” bukan berarti “beriman”. Kenapa? Karena “percaya” itu baru 1/3 dari pengertian “beriman”, sebab Iman adalah kamu “Membenarkan”, “Mengatakannya” dan “Mengamalkannya”. Percaya Al-Qur’an, maka kamu wajib melaksanakan semunya, tidak hanya yakin dengan pembahasan, “Sungai di dalam laut ini.” Ini hanyalah salah satu bagian untuk meyakinkanmu, bahwa Al-Qur’an ini bukan perkara yang main-main.
Adapun Iman itu memiliki banyak cabang, sekitan 70 sekian, yang paling tinggi adalah Laa ilaaha illalloh, dan yang paling ringan adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. (Sebagaimana yang tertera dalam Hadits Rasululloh saw).
Lapisan Haloklin Sungai Bawah Air Laut, apa kata ahlinya?
Deskripsi video tentang lapisan haloklin yang dibuat oleh  Anatoly Beloschin, seorang fotografer profesional asal Rusia beberapa tahun yang lalu mengatakan:
“We are 30 meters deep, fresh water, then 60 meters deep – salty water and under me I see a river, island and fallen leaves..” (Pada kedalaman 30 meter, air tawar, lalu pada kedalaman 60 meter air asin, dan di bawah, saya melihat sebuah sungai, pulau dan serakan daun-daun yang jatuh).
Jika dideskripsikan lebih rinci maka pernyataan ini memberikan gambaran bahwa air dalam goa ini terdiri dari 3 lapisan air yaitu air asin atau payau di permukaan, air tawar sampai kedalaman 30 meter dan air asin lagi sampai ke dasar cenote. Hal ini sebagaimana yang dipublikasikan oleh situs mgi.esdm.go.id yang ditulis oleh, M. Salahuddin (penyelidik bumi PPPGL), “Artikel Puslitbang Geologi Kelautan: Subaktian Lubis (scuba diver POSSI Jawa Barat).”
Walaupun dalam tulisan mgi.esdm.go.id mengatakan itu bukan lapisan air dalam laut, tapi dia sendiri bilang itu adalah lapisan air bawah laut. Dan dia mengakui itu seperti aliran sungai dari hulu ke hilir. Hanya saja ia menggunakan kata-kata yang membingungkan (dan dia memang bingung). Pasalnya, dia mengakui itu air didalam laut, tapi bukan dilaut lepas. Hanya dilaut dekat gua. “Ya tetap saja itu aliran sungai dibawah laut. Titik.”
Seorang manusia, kadang-kadang ia menjadi saksi nyata atas kebenaran Alloh, diantaranya ada yang langsung beriman dan bertaubat kemudian melaksanakan perintah Al-Qur’an dengan sepenuhnya. Seperti Nabi Ibrahim yang diminta untuk memotong-motong burung, kemudian Alloh menyuruhnya untuk menyebarkannya ke segala penjuru. Setelah Nabi Ibrahim memanggilnya, ternyata burung yang sudah mati itu dapat bangkit kembali. Alloh bisa berbuat kepada siapa saja untuk menunjukkan kepada manusia, agar manusia itu menggunakan akalnya dan ia berfirikir. Sesungguhnya semua ini ada yang menciptakan, dan tidaklah semua ini diciptakan untuk tujuan yang batil.
Al-Qur’an Sudah memberitakannya sejak 1400 tahun yang lalu

Sungai Dalam Laut 01 

“Akan Kami perlihatkan secepatnya kepada mereka kelak, bukti-bukti kebenaran Kami di segenap penjuru dunia ini dan pada diri mereka sendiri, sampai terang kepada mereka, bahwa al-Quran ini suatu kebenaran. Belumkah cukup bahwa Tuhan engkau itu menyaksikan segala sesuatu. ” (QS Fushshilat : 53)
“Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Lain lagi dengan Anatoly Beloschin, lain pula dengan Mr. Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Mereka memiliki profesi yang sama, atau bisa dibilang adalah orang yang mirip, tapi berbada. Costeau adalah orang yang hoby dengan diving (menyelam). Sepanjang hidupnya ia sudah menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia, dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut. Hasil karyanya di siarkan melalui siaran “Discovery.” Bila Anda salah satu penggemar acara ini pasti kenal dengan beliau.
Beliau pernah menceritakan pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya karena tidak bercampur dengan air laut yang asin.
Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawapan yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.
Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor Muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan (surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez .
Ayat itu berbunyi, “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan…” Artinya: “Dia (Alloh) biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak bisa ditembus.” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.

Sungai di dalam Laut 15 

Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.
Akhirnya tanpa pikir panjang lagi, Mr. Costeau pun memutuskan untuk memeluk Islam yang haq ini.
Nah, sekarang giliran Anda untuk membuktikannya. Silahkan Anda mengunjungi  Cenote Angelita, Mexico. Disana ada sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah “sungai” di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan.

tanjung perak 

Nah, sekarang, lain lagi laut Cenote Angelita Mexico, lain lagi laut di Tanjung Perak kota Surabaya. Ini lebih nyata dan bukan main-main. Kalau aliran sungai didalam laut, mungkin masih banyak yang orang ga percaya, karena sulit untuk dibuktikan dan disaksikan secara langsung oleh mata.
Laut yang ini juga sama tapi beda, yaitu laut di dekat pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Anda yang sering naik kapal, pasti bisa menyaksikan ini. Dimana air yang berwarna kuning dan air yang berwarna biru, mereka saling terpisah. Layaknya minyak dan air yang tidak akan terpisa. Hal itu terjadi ditengah laut dengan lebar dengan jarak  puluhan atau bahkan ratusan kilometer.
Luar biasa bukan? Tak perlu jauh-jauh ke Mexico, sekarang di indonesia pun ada! Tanpa harus menyelam lagi. Itulah mengapa pelabuhan Surabaya dinamai dengan Tanjung Perak.
Masih tidak percaya kebenaran Al-Qur’an?? Masih tidak percaya kalau hukum dan syari’at Al-Qur’an ini bila dilaksanakan akan memberikan keadilan??
Sebaiknya kita harus banyak-banyak berfikir, dan kurangi berceloteh yang tidak berguna, apalagi mengada-ada! [Abu Abdillah/MimbarAlQalam]
Sumber: dbs

Misteri Sungai Dibawah Laut Mexico@ - YouTube

Misteri Sungai Dibawah Laut Mexico@ - YouTube

Arsip Blog